Sabtu, 14 September 2019

7 JENIS MAKANAN INI BAIK UNTUK PENDERITA KOLESTEROL SELAIN RUTIN BEROLAHRAGA

INFO KESEHATAN - Menurut Stacey Pence, R.D, cara terbaik untuk menurunkan tingkat kolesterol adalah secara signifikan mengubah pola makan.

Kolesterol kerap diasosiasikan sebagai zat jahat penyebab munculnya berbagai macam penyakit di dalam tubuh. Atas dasar inilah, kita kerap mendengar anjuran untuk mengurangi bahkan menghindari makanan penyebab kolesterol sejak dini.

Kadar kolesterol tinggi menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling umum dimiliki oleh masyarakat. Cara terbaik untuk menurunkan tingkat kolesterol adalah secara signifikan mengubah pola makan.

Menurut Stacey Pence, R.D. dari University Wexmer Medical Center, Ohio, olahraga dan mengatur pola makan adalah dua cara bagaimana orang yang tidak memiliki kecenderungan genetik bisa memperbaiki tingkat kolesterol mereka.

https://aktivitas-sehat.blogspot.com/2019/09/7-jenis-makanan-ini-baik-untuk.html

Pence merekomendasikan banyak mengkonsumsi segala jenis sayur-sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Ia juga menyarankan untuk menghindari lemak trans.

Meskipun tidak ada yang dinamakan diet kolesterol, namun sejumlah studi menunjukkan beberapa makanan bisa menurunkan risiko penyakit jantung dengan menurunkan angka kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Pence yang juga merupakan penulis dari buku “The New American Diet” berbagi informasi mengenai makanan apa saja yang paling baik untuk memperbaiki angka kolesterol:

1. Pasta

Antioksidan yang terkandung di dalam pasta bisa membantu mengontrol peradangan dan insulin, yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida. Sejumlah peneliti dari Harvard University pernah menganalisa pola makan lebih dari 27.000 orang selama delapan tahun.

Dari analisa tersebut, mereka menemukan bahwa orang-orang yang makan biji-bijian utuh di kesehariannya memiliki berat badan 2,5 pon atau sekitar 11,3kg lebih ringan daripada mereka yang mengkonsumsi biji olahan. Kamu bisa dengan mudah menemukan pasta dari biji-bijian utuh di supermarket atau toko makanan sehat lainnya.

2. Omelet

Telur selama ini dianggap musuh bagi orang yang ingin menurunkan kolesterol. Tapi, penelitian terbaru membuktikan sebaliknya. Studi pada Journal of Nutrition menemukan bahwa konsumsi telur mampu meningkatkan angka kolesterol baik, namun tidak kolesterol jahat. Telur juga akan membuat pembuluh arteri kita lebih bersih.

Dalam studi lainnya, sekelompok orang gemuk diminta untuk mengkonsumsi sarapan sebesar 340 kalori yang terdiri dari dua telur dan satu roti selama lima hari seminggu. Mereka diminta melakukannya selama delapan minggu.

Mereka yang mengkonsumsi telur (bersama dengan kuningnya) dilaporkan memiliki tingkat energi lebih tinggi dan mampu menurunkan berat badan hingga 65 persen, tanpa efek pada tingkat kolesterol mereka.

3. Almond

Penelitian menunjukkan, almond tidak hanya membuat berat badan seseorang tidak bertambah, namun mereka juga cenderung menurunkan asupan kalori dari sumber makanan tidak sehat. Mereka yang mengkonsumsi almond juga mampu menurunkan risiko kardiovaskular, seperti metabolism lipid dan tingkat kolesterol.

4. Edamame

Kedelai memiliki kandungan antioksidan yang baik. Pence juga mengatakan bahwa sebuah studi menganalisa orang-orang yang rajin mengkonsumsi protein dari kedelai. Studi tersebut menemukan bahwa mereka cenderung mampu menurunkan tingkat kolesterol mereka sebanyak enam persen. Adapun sumber makanan yang terbuat dari kedelai antara lain edamame, tempe, tahu, dan susu kedelai.

5. Dark chocolate

Penelitian menunjukkan bahwa dark chocolate atau cokelat hitam mampu memberikan manfaat kesehatan yang tinggi serta bisa meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol jahat, menurunkan risiko pembekuan darah, dan meningkatkan aliran darah ke otak.

6. Kacang merah

Secara umum, kacang adalah jenis makanan yang baik bagi mereka yang khawatir dengan kondisi kolesterol mereka. Kacang merah adalah salah satu jenis kacang yang baik dan kaya akan serat larut air (soluble fiber), yang bisa membantu menurunkan tingkat kolesterol LDL.

Salah satu artikel pada laman Healthline pernah menyarankan konsumsi sekitar 3 gram serat larut air per ¾ gelas kacang masak. Sementara laman The Mayo Clinic menyarankan konsumsi serat larut air 10 gram setiap harinya untuk menurunkan tingkat kolesterol jahat.

7. Oatmeal

Oatmeal bisa menjadi opsi cemilan sehat jika kamu ingin mengganjal perut. Menurut Pence, serat yang ditemukan pada oatmeal mampu memberikan efek mengikat pada sistem pencernaan.

“Serat tersebut membantu mengikat kolesterol dari makanan yang kita konsumsi dan tubuh kita tidak akan menyerap terlalu banyak kolesterol dari sana,” kata Pence.

PENYEBAB KOLESTEROL TINGGI :

Kadar kolesterol kita dikatakan tinggi jika terdapat terlalu banyak ‘kolesterol jahat’ (low-density lipoprotein atau LDL) di dalam darah. Kondisi ini bisa diperparah jika kita juga memiliki level ‘kolesterol baik’ (high-density lipoprotein atau HDL) yang rendah.

Ini terjadi ketika kita tidak memerhatikan makanan yang masuk ke tubuh. Makanan yang dimaksud bukan sekedar mengandung lemak, tapi juga tergolong pada jenis lemak tertentu, yaitu trans fat dan saturated fat.

Trans fat bukan hanya menaikkan LDL, melainkan juga menurunkan kadar HDL di dalam darah sehingga mereka dikategorikan sebagai jenis lemak paling berbahaya.

Trans fat banyak terdapat pada minyak sayur yang diproses secara artifisial atau disebut proses hidrogenasi.

Sementara saturated fat biasanya terdapat pada daging dan susu. Lemak jenis ini memicu hati untuk memproduksi lebih banyak LDL sehingga kadar lemak jahat di dalam tubuh bisa meninggi.

Source : lifestyle.kompas.com

Previous Post
Next Post

0 komentar: