Selasa, 09 Agustus 2016

Sayangi Keluarga Anda !!! Ternyata Minyak Jelantah itu Berbahaya Lho untuk Kesehatan

Info Kesehatan - Bagi pecinta cemilan,tentunya juga suka dengan makanan kecil seperti Risoles, combro, bakwan, kroket, lumpia, atau makanan yang digoreng lainnya. Makanan kecil ini memang sangat lezat dan disukai hampir oleh semua umur. Apalagi jika disajikan dalam keadaan hangat, hmmm…….

Tetapi sadarkah kita bahwa makanan-makanan tersebut ternyata cukup membahayakan kesehatan jika kita tidak hati-hati dalam mengkonsumsinya?

Bahaya Minyak Jelantah untuk Kesehatan
Bahaya Minyak Jelantah untuk Kesehatan 
Mungkin yang terlintas dalam benak kita jika mendengar kata “gorengan” adalah mempunyai efek negatif meningkatkan kolesterol. Ya, memang di dalam minyak goreng yang digunakan untuk menggoreng makanan mengandung kadar kolesterol yang cukup tinggi, apalagi untuk jenis minyak goreng yang terbuat dari kelapa sawit.

Tetapi untuk kali ini, kita akan memaparkan efek negatif minyak goreng dari sisi proses penggunaannya. Pada umumnya, kita menggunakan minyak goreng lebih dari 1 kali. Bahkan untuk penjual gorengan, bisa menggunakan minyak goreng yang sama lebih dari 5 kali. Biasanya selain karena warnanya belum hitam, juga untuk menekan biaya produksi.

Ternyata penggunaan minyak goreng bekas lebih dari 3 kali mempunyai efek yang buruk untuk kesehatan. Berikut dampak negatif penggunaan minyak goreng bekas lebih dari 3 kali :
  1. Minyak goreng yang digunakan berulangkali pada suhu tinggi mengubah hidrolis lemak menjadi asam lemak bebas yang mudah teroksidasi. Perubahan ini membuat minyak menjadi tengik dan membentuk asam lemak trans yang berakibat gangguan kesehatan yang berhubungan dengan metabolisme kolesterol, penyakit tekanan darah tinggi, dan jantung.
  2. Minyak bekas juga akan membentuk akrolein yaitu senyawa yang menimbulkan rasa gatal pada tenggorokan dan menimbulkan batuk.
  3. Minyak bekas juga bersifat karsinogen sehingga bisa menimbulkan kanker.


Untuk itu sangat disarankan untuk mengganti minyak goreng setelah digunakan sebanyak 3 kali walaupun warna minyak gorengnya belum terlihat hitam, agar terhindar dari dampak negatif di atas.

Anda juga bisa mengikuti tips berikut untuk meminimalkan dampak negatif dari minyak goreng :
  1. Gunakan minyak goreng yang bermerk dan terdaftar di BPOM
  2. Gunakan minyak goreng maksimal sebanyak 3 kali.
  3. Panaskan minyak goreng pada suhu 175 – 225 derajat celcius.
Previous Post
Next Post